Pandangan hidup

Amir Jamaah Anshorut Tauhid, Ustaz Abu Bakar Ba’asyir mengaku tidak mengenal tiga orang terduga teroris Sukoharjo yang ditangkap aparat Densus 88, Kamis dan Jumat kemarin.

Ba’asyir juga menegaskan, ketiganya bukan anggota JAT yang ia pimpin. ”Tidak, saya tidak kenal. Lihat orangnya saja tidak, wajahnya juga tidak lihat. Saya tidak mengenal mereka,” tegas Ba’asyir di Kantor Pusat JAT di Sukoharjo, Sabtu, 15 Mei 2010.

Ba’asyir juga kaget, tiba-tiba muncul Densus 88 menangkap tiga orang  yang ternyata memiliki senjata. ”Ya aneh saja, masak di Sukoharjo ada yang menyimpan senjata seperti itu,” kata dia.

Ketiga terduga teroris yang ditangkap di Sukoharjo dan Solo pada Kamis, 13 Mei 2010 lalu yakni, Joko Purwanto, Abdul Hamid dan Erwin. Ketiganya ditangkap di lokasi yang berbeda.

Ia juga curiga, ada skenario pengalihan isu yang sebenarnya sedang mengarah pada pengungkapan borok di Mabes Polri. ”Analisa saya seperti itu. Itu juga sama seperti analisa pihak-pihak lain seperti ketua TPM,” ujarnya.

Kecurigaan Ba’asyir juga terlihat dari sikap pihak keluarga ketiga terduga teroris yang menolak kasusnya ditangani TPM. Menurutnya, belakangan ini beberapa orang yang selama ini tersangkut kasus terorisme, cenderung menolak bantuan hukum dari TPM.

”Keluarga mereka, lebih memilih bantuan hukum yang ditawarkan pihak Polri, agak aneh saja, mengapa akhir-akir ini cenderung seperti itu,” katanya.

source :Vivanews

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s